Agar Hati Menjadi Tenang.

Bismillah

Assalamu’alaikum warrohmatulahi wabarokhatuh.

Sebelumnya aku mohon maaf ini hanya catatan pribadi unt mengingatkan aku khususnya pengetik dan bagi pembaca semua yg sempat baca pada umumnya.

Memiliki kehidupan yg tenang dan tentram selalu menjadi idaman dan salah satu tujuan yg ingin dicapai setiap org.

Hidup yg tenang dan tentram adl dambaan dan muara dari perjuangan hidup umat manusia di dunia ini.

Kita pasti pernah merasakan bingung resah dan gelisah.

Bingung memilih jalan hidup, bingung memilih pasangan hidup, bingung usaha, bingung cari kerja, bingung cari kesehatan, bahkan tidak sedikit dari kita yg pernah merasakan bingung mau ngapain.
Hee ….he he…. ^_^”

Dlm kondisi dimana seseorg sedang bingung resah atau gelisah, sedih, berduka, iri, dengki, sakit hati,patah hati, senang, gembira, dan berbagai perasaan hati yg lain, baik yg positif maupun negatif pd dasarnya di sebabkan lebih karena kondisi atau perasaan hati serta jiwa seseorg dan akibatnya akan kita jumpai banyak orang yg stress,gila, strok, serangan jantung disebabkan oleh hal hal yg demikian baik secara langsung maupun tdk langsung.

Banyak org menyimpulkan bahwa beban hidup yg berat dan kondisi lingkungan yg tdk mendukung seringkali menjadi alasan dibalik semua itu.

Serupa tapi tak sama Alquran menjelaskan tentang bagaimana mengatasi hal tersebut melalui pendekatan yg lebih mendlm dan lebih berorientasi pd pencegahan sekaligus pengobatan.

Firman Allah
Ingatlah, hanya dgn mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
(QS Ar Ra’d:28)

Dzikir (mengingat Allah) seringkali di konotasikan dgn kegiatan mengamalkan wirid atau mengucapkan kata” pujian, duduk berjam-jam dlm kamar atau berdiam di dlm masjid atau tempat sepi lalu wirid ini dan itu, mulut komat kamit memutar tasbih sembari menghitung jumlah bilangan tertentu.

Mungkin ada diantara saudaraku umat islam yg pernah menjalankan Dzikir unt mencari ketentraman lahir dan batin, Entah itu dilalui dgn sukses, gagal atau bahkan tak berbekas sama sekali.

Bagi mereka yg merasakan manfaat dizikir, insya allah mereka akan tetap istiqomah menjalankan amal ibadah tsb.

Namun bagi mereka yg gagal dan tetap pada posisi selalu merasa bingung resah dan gelisah,
bukan tdk mungkin mereka akan terjerumus kedlm jurang yg lebih dlm.

Dlm kondisi / keadaan yg seperti ini, bukanlah dzikir atau amalan ibadah mereka tdk diterima atau tdk berhasil akan tetapi penerapan dan tata cara serta pengamalan dzikir yg kurang lengkap bisa jadi membuat mereka tetap dlm keadaan bingung resah dan gelisah.

Lantas bagaimana perwujudan atau pelaksanaan dari mengingat allah dlm Alquran …
twing….
twing…….
twi……….ng????????????

=>Bentuk Amalan Dizkir dlm alquran yg Pertama seperti dijelaskan dlm surah Thaahaa ayat 14 :
“Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yg hak) selain Aku, Maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku”
(QS Thaahaa:14)

Bentuk perwujudan dari Amal Ibadah dalam rangka Dzikir (mengingat Allah) adl SHALAT, baik itu shalat 5 waktu maupun shalat sunnah.

Sesibuk apapun pekerjaan yg kita dptkan atau sebesar apapun masalah yg dihadapi seseorang selagi masih senantiasa melaksanakan shalat insya allah tdk akan mengalami kebingungan, resah maupun gelisah.
Jika shalatnya dilakukan dng benar.

=>Bentuk Amalan Dizkir dlm alquran yg kedua seperti dijelaskan dlm surah Al Ahzab :41
“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah
(dgn menyebut nama) Allah, dzikir yg sebanyak-banyak nya.”

Perwujudan atau bentuk amal ibadah dzikir seperti yg telah dijelaskan dlm firman Allah diatas adl dgn menyebut nama Allah, salah satu bentuk amal ibadah yg seringkali dilakukan oleh kebanyakan umat islam yakni menyebut nama Allah.

Tuntunan tata cara dan bacaan dzikir
(menyebut nama Allah) menurut alquran adl seperti yg seperti yg dijelaskan dlm surah Al Isra` (17:110)
“Katakanlah:”Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. dgn nama yg mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al asmaaul husna (nama” yg terbaik).

Asmaa’ul husna adl nama” Allah ta’ala yg indah dan baik.
Nama” Allah adl alamat kepada Dzat yg mesti kita ibadahi dgn sebenarnya.
Tidak ada satu hal pun yg dpt disetarakan dgn Allah, Semua nilai kebenaran mutlak hanya ada (dan bergantung) pada-Nya.
Dgn demikian, Allah Yang Maha Segalanya.

Anjuran unt mengawali Do’a dgn menyebut nama Allah yg dlm hal ini adl Asmaul Khusna dijelaskan dlm surah Al A’raaf ayat 180 :
“hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka BERDO’ALAH (memohonlah) kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang” yg menyimpang dari kebenaran dlm (menyebut) nama”Nya. nanti mereka akan mendpt Balasan terhadap apa yg telah mereka kerjakan.”

Dzikir yg baik dan dianjurkan dlm alquran adl dzikir(mengingat allah) dgn menyebutkan, melafalkan”Asmaul khusna”.

=>Bentuk Amalan Dizkir dlm alquran yg ketiga adl seperti yg dijelaskan dlm
surah Ali Imran ayat 190 – 191 :
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdpt tanda” bagi org” yg berakal,

“(yaitu) org yg mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dlm keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):”Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dgn sia”, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.”

Dijelaskan dlm ayat 190 dlm penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda” bagi (org” yg berakal)yaitu Org” yg Mengingat Allah dlm keadaan duduk atau berbaring dan memikirkan penciptaan langit dan bumi.

Dlm ayat diatas dikatakan bahwa org” yg berakal adl org” yg senantiasa mengingat Allah baik dlm keadaan duduk atau berbaring.

secara tersirat ayat diatas menjelaskan berdzikir (mengingat allah) adl bentuk amal ibadah yg seringkali (senantiasa) dilakukan oleh org” yg berakal.

Apa dan bagaimana bentuk dzikir yg senantiasa dilakukan oleh org” yg berakal..?

1. memilih Al Qur’an sebagai pedomannya: QS 39:18
2. mengambil pelajaran dari Al Qur’an (sebagai penjelasan dan peringatan kepada manusia):
QS 2:269, 3:7, 13:19-22,
14:52, 39:9
3. memilih yang baik: QS 5:100
4. memikirkan penciptaan alam: QS 3:190-191
5. takut kepada Allah dan takut pada adzab pada hari perhitungan: QS 13:19-22,
39:9
6. mendirikan shalat (termasuk shalat malam): QS13:19-22, 39:9
bershadaqah: QS 13:19-22
7. menolak kejahatan dgn kebaikan: QS 13:19-22
8. sabar mencari keridhaan Allah: QS 13:19-22
9. mengharap rahmat Allah: QS 39:9
10. Dan amal ibadah yg lain.

Kesimpulan dari pada Dzikir dgn berpedoman pada Alquran bahwasanya Penghayatan dan pengamalan Dzikir (Mengingat Allah) tdk hanya sekedar aktivitas Komat Kamit melafadzkan kalimah tertentu sendirian ditempat sepi atau berjama’ah didlm atau diluar masjid.

Akan tetapi lebih kepada bentuk
PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN
semua Perintah Allah yg tersirat maupun tersurat di dlm Alquran.

Baik itu shalat, zakat, maupun amal ibadah yg lain dgn niat Lillahi Ta’ala.

Pesanku
*Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. (QS. 75:16)
*Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. (QS. 75:17)
*Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. (QS. 75:18)

Semoga allah meridhoi dan manfaat.

Wallahu’alam

Wassalamu’alaikum.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: